Ads 720 x 90

Inilah 9 Ciri-ciri Anak yang Membawa Rezeki Melimpah Untuk Orang Tua

 Rezeki bentuknya bisa berbagai macam, bukan hanya harta. Nah, ada ciri-ciri tertentu di mana seorang anak akan menjadi pembawa rezeki besar. Apa saja? Berikut 6 cirinya.



1. Cinta pada Allah dan RasulNya

Anak yang mencintai Allah dan RasulNya. Artinya selalu menurut apa yang diperintahkan dan menjauhi laranganNya, tidak menyekutukanNya dengan apapun serta menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladannya.


Sejak dini anak ini telah menjadi anak yang mudah dibimbing menuju agama dan tidak keras hatinya. Kondisi itu terus menerus bertambah seiring bertambahnya umur anak tersebut. Mudah menerima pelajaran agama. Anak-anak ini akan dilimpahi rezeki yang bisa diberikan langsung padanya atau lewat orangtuanya.


2. Gemar membaca Al Quran

Beruntunglah para orangtua yang mempunyai anak yang menjadikan Al Quran sebagai bacaan wajibnya. Tidak pernah malas disuruh mengaji. Bahkan mengaji menjadi salah satu kegemarannya. Dimudahkan menghapal surah-surah dalam Alquran.


3. Suka berbuat amal saleh dan kebajikan

Anak mengerjakan kewajibannya sebagai hamba Allah sejak dini, seperti saalat, puasa dan mempunyai akhlak yang baik. Anak yang membawa rezeki begitu mudah tergerak hatinya untuk melakukan amal saleh. Hatinya begitu peka pada lingkungan, mudah berbuat baik serta gampang diarahkan.


4. Berbakti pada orangtua

Anak yang menempatkan orangtuanya di atas segala-galanya. Paham betapa pentingnya peranan orangtua bagi kehidupannya. Dia tidak akan dapat membalas jasa orangtuanya. Bakti itu ditunjukkan dengan menghormatinya, mematuhi perintahnya, tidak menyakiti hatinya, dan selalu berbuat baik kepada kedua orang tua. Bahkan apabila orangtuanya berbeda keyakinan / agama dengan dirinya pun tetap tidak mengurangi rasa hormat padanya.


5. Gemar menuntut ilmu bermanfaat


Anak yang selalu haus ilmu yang bermanfaat bagi dirinya, agama dan masyarakatnya.


Dengan keinginan sendiri dia melengkapi diri dengan bacaan bermanfaat, les, kursus di sela waktu luangnya, ikut terlibat dalam aktivitas sosial, kegiatan kepemudaan, remaja masjid atau klub-klub olahraga yang bermanfaat.


6. Mampu mengingatkan orang tuanya


Sahabat tolongshareya sejatinya orang tualah yang harus mengingatkan anak agar senantiasa berada di jalan yang benar.


Tetapi orangtua juga manusia biasa yang penuh kelemahan dan kesalahan.


Anak yang baik akan mengingatkan orang tuanya jika cenderung melakukan dosa / maksiat dengan cara yang ma’ruf.


Hal itu dilakukan semata-mata karena rasa cintanya pada mereka dan tidak ingin mereka terus-menerus melakukan maksiat dan jadi penghuni neraka nantinya.

7. Senantiasa minta doa dan restunya


Apapun yang hendak dilakukannya, sejak dari kecil bahkan setelah dewasa, sukses dan sudah berkeluarga kebiasaan meminta doa restu orang tuanya tak pernah dilupakannya.


Karena dia paham restu orangtua adalah tiket untuk mempercepat dan memudahkan rezekinya.


Senantiasa melibatkan orangtua dalam setiap keputusan penting yang akan dibuatnya.


Sebelum ujian, hendak mendaftar ke sekolah yang lebih tinggi, memilih calon pendamping, hendak menikah, hendak memulai usaha dan sebagainya.

8. Tidak pernah lupa mendoakan orangtuanya


Anak yang saleh tak pernah lupa menyertakan orangtuanya dalam setiap doa-doanya.


Dia ingin Allah menjaga, mengasihi, memberi kekuatan, kesehatan pada mereka seperti halnya yang dilakukan orang tuanya saat dirinya kecil.


Dia memohon agar Allah menjaga hatinya untuk tetap senantiasa berbuat baik pada keduanya.

9. Selalu menceriakan hati orangtuanya


Anak-anak adalah rezeki dan keceriaan hati orangtuanya.


Ads 720 x 90